Kapolres Lombok Timur AKBP. Ida Bagus Made Winarta S.I.K memaparkan, sebnayak 1.200 personil Polres Lombok Timur dan Polda NTB di kerahkan guna mengamankan jalannya Pemilu 2019 yang berlangsung pada tanggal 17 april mendatang. Dari 1.200 anggota kepolisian tersebut, sebanyak 884 personil akan di tempatkan di TPS  dengan pembagian tugas 2 tenaga Polisi mengamankan dan mengawasi 5 sampai dengan 10 TPS dan sisanya sebanyak 316 personil Polwan akan melakukan siaga markas di Polsek setempat.

Tidak hanya tenaga kepolisian dan TNI, pengaman Pilpres dan Pileg mendatang juga di lengkapi dengan tenaga Linmas yang bertugas mengamankan TPS selama Proses pemungutan dan penghitungan suara berlangsung, dengan jumlah personil sebanyak 7.678 Linmas untuk 3.839 Tempat Pemungutan Suara dengan pembagian tugas yakni 2 orang Linmas untuk 1 TPS.

Semetara itu Kepala Kejaksaan Negeri Selong, Tri Cahyo Hananto menyampaikan agar seluruh Aparatur Sipil Negara, TNI dan POLRI agar bersikap dan menjaga netralitas sebagai aparatur pemerintahan guna menghindari terjadi konflik politik menjelang Pemilu 2019. Adapun untuk Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu Lombok Timur, juga di harapkan selalu bekerjasama dalam mensukseskan Pesta Demokrasi ini agar berjalan lancar dan sukses.

Penegasan ini disampaikan pada Rapat Koordinasi Pengaman Pemilu, di rupatama satu Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa 09 April 2019.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *