Tercatat sebanyak 16.393 kartu bansos untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) oleh masyarakat miskin penerima manfaat Program Keluarga Harapan, yang pencairannya melalui Bank BRI cabang Selong dinyatakan bermasalah dan dananya tidak dapat dicairkan. Guna mencari sosusi dari persoalan tersebut Bupati Lombok Timur H. Moh. Sukiman Azmy memanggil puluhan Tenaga Kesejahtraan Sosial Kecamatan, pihak Bank BRI, Pemerintah Kecamatan dan OPD lainnya guna menyelesaikan persoalan Bantuan Sosial ini.

Dari hasil rapat tersebut, di temukan sebanyak 6 permasalah klasik penyebab bermasalahnya Kartu Bansos warga penerima, antara lain :  1. Pemegang kartu telah meninggal dunia.

  1. Pemegang kartu di bawah umur
  2. Pindah domisili atau keluar negeri
  3. Doubel identitas (suami istri masing-masing memiliki kartu)
  4. Pemegang kartu tidak datang pada saat pembagian, dan
  5. Berubah status dari tidak mampu menjadi mampu

Dari pihak Bank BRI sendiri menjabarkan, jadwal pencairan bansos tersebut dilakukan secara serentak se-indonesia dengan batas waktu pembagian selama 60 hari kerja, adapun untuk wilayah Kabupaten Lombok Timur sendiri jumlah waktu tersebut tidak mencukupi, mengingat jumlah penerima Bansos yang saat banyak tersebar di 21 kecamatan se-lombok timur.

Mengakhiri rapat, Bupati menekankan persoalan Bansos bermasalah ini diharapkan dapat terselesaikan paling lambat tanggal 26 april mendatang. Rapar berlangsung di Rupatama 1 senin 08 April 2019.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *