Selong- mendorong kinerja para pejabat pengelola kepegawaian di Lingkup Pemkab Lombok Timur, Bupati menyediakan hadiah bagi Kasubbag Umum dan Kepegawaian  atau Kepala Tata Usaha (KTU) terbaik di Kabupaten Lombok Timur. Merealisasikan hal itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat  saat ini telah melakukan tahapan proses penyaringan. Sabtu (16/12) sebanyak 60 orang pejabat pengelola kepegawaian yang lolos verifikasi awal menjalani tes tertulis, tes tersebut akan menjaring 30 orang terbaik yang akan disaring melalui tes wawancara. Serangkaian penilaian hingga penentuan juara akan berlangsung hingga akhir Desember 2017.

Kepala BKPSDM Kabupaten Lombok Timur, H. Najamuddin, S.Sos., M.Si., membenarkan, pihaknya saat ini sedang berupaya untuk melaksanakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan iklim kompetitif para pejabat pengelola kepegawaian. Wahana pemberian penghargaan terhadap pengelola kepegawaian ini, menunjukkan komitmen untuk menegakkan pentingnya reward and funishment dalam pembinaan pegawai. Gagasan ini muncul menyusul munculnya Subbid Penilaian Kinerja dan Pemberian Penghargaan (PKPP) pada struktur baru BKPSDM. Penghargaan terhadap pengelola kepegawaian yang dinilai terbaik, direncanakan pelaksanaannya tahun 2018 berdasarkan hasil penilaian yang dilaksanakan selama tahun 2017. Berdasarkan evaluasi dan verifikasi terhadap kinerja para pejabat pengelola kepegawaian, pada Desember 2017 ini tim BKPSDM telah berhasil menjaring 60 nominator.

Terhadap 60 nominator akan dilakukan seleksi secara tertulis untuk menjaring 30 nominator, para nominator tersebut kembali mengalami penyaringan melalui tes wawancara untuk memperoleh 10 nominator terbaik. Terhadap sepuluh nominator tersebut Tim akan melakukan observasi langsung ke lingkungan kerja masing-masing. Berdasarkan hasil observasi dan nilai tes wawancara, Tim akan menetapkan tiga terbaik untuk diusulkan penetapannya oleh Bupati Lombok Timur untuk mendapat penghargaan.

Kepala Bidang Disiplin BKPSDM Lombok Timur, Moh. Zarkasyi, memaparkan serangkaian tahapan kegiatan penjaringan pejabat pengelola kepegawaian terbaik yang dilaksanakan selama tahun 2017. Dari sebanyak 193 pejabat pengelola kepegawaian pada OPD dan Unit Kerja dilakukan verifikasi awal mengenai ketaatan dalam pelaksanaan SE Bupati Nomor: 800/1629/KPSDM/2017 tanggal 15 Maret 2017 tentang Penegakkan Disiplin Masuk Kerja Pegawai Negeri Sipil dan Calon Pegawai Negeri Sipil Lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, ketaatan terhadap Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, Nomor: 800/1246/KPSDM/2017 tanggal 14 Pebruari 2017 perihal Penyampaian Absensi Bulanan dan Pendataan Kartu Kepegawaian, ketaatan terhadap Surat Kepala BKPSDM Kabupaten Lombok Timur Nomor: 800/4371/KPSDM/2017 tanggal 25 September 2017 perihal Penyampaian Laporan Hasil Penilaian Prestasi Kerja PNS Tahun 2016 dan konsistensi dalam penanganan kasus pelanggaran disiplin PNS di lingkungan kerjanya. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, sebanyak 60 pengelola kepegawaian dinyatakan behak mengikuti tes tertulis.

Tes tertulis dilaksanakan di Gedung CAT BKPSDM untuk menyaring 30 nominator, dan hasilnya diumumkan pada 18 Desember 2017. Sebanyak  30 peserta yang lolos melaju ke tes wawancara yang dijadwalkan mulai tanggal 20 hingga 21 Desember 2017. Materi wawancara seputar pemahaman peserta terhadap tugasnya serta kemampuan mengatasi permasalahan dalam tugasnya sehari-hari.  Sebanyak sepuluh nominator terbaik dari tes wawancara, diumumkan pada 23 Desember 2017.

Untuk menentukan tiga terbaik, Tim akan melakukan penilaian perilaku kerja terhadap sepuluh 10 nominator tersebut melalui kunjungan langsung tim ke masing-masing OPD/Unit Kerja tanpa memberitahukan kehadirannya kepada Kepala OPD atau unit kerja.  Tim juga menilai  kemampuan kepemimpinan dan tata kelola naskah kepegawaian sesuai dengan tugasnya.

Tim akan melaksanakan rapat secara tertutup untuk menentukan tiga pengelola kepegawaian terbaik, sebagai bahan usul untuk ditetapkan dan diberikan penghargaan oleh Bupati Lombok Timur. Selanjutnya penetapan juara satu, dua dan juara tiga, serta bentuk penghargaan dan tata cara penyerahannya akan ditetapkan dengan Keputusan Bupati. Ditarget, pada akhir Desember 2017, konsep Keputusan tersebut telah diajukan  untuk mendapat penetapan dari pejabat berwenang, sementara penyerahan penghargaan secara simbolis akan dijadwalkan kemudian.(BKPSDM)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *