Memasuki Triwulan ke dua tahun 2018 masih cukup banyak desa di Kabupaten Lombok Timur yang belum menyelesaikan syarat pencairan Dana Desa tahap yang petama sehingga Dana Desa sebesar 20 persen ini pun  masih belum dapat digunakan untuk melakukan pembangunan yang telah direncanakan.

Selain terkendala penyusuanan APBDES yang masih di lakukan oleh Badan Permusyawaratan Desa, rupanya kendala lainnya yang dihadapi Desa dalam melengkapi syarat pencairan Dana Desa yaitu terkait terlambatnya Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa-RKPDES, LPJ Kepala Desa hingga pengumpulan bukti pembayaran pajak yang disebabkan pelaksanaan Pilkades serentak pada tahun 2017 lalu.

 

Hal tersebut di jelaskan Camat Suralaga H. Muhammad Supriyadi, dimana pada tahun 2017 lalu 10 dari 15 desa di Kecamatan Suralaga mengikuti Pilkades serentak sehingga sedikit menghamabat desa dalam mempersiapkan syarat pencairan Dana Desanya. Meski demikian pihak Kecamatan diakui tetap berupaya melakukan pembimbingan dan pendampingan bersama dengan pendamping desa  untuk melakukan fasilitasi dengan membagi wilayah desa menjadi 4 rayon. Dengan begitu desa yang telah di evaluasi APBDESnya dan di rekomendasikan untuk melakukan pencairan Dana Desa yakni mencapai 40 persen

 

 

Sementara itu sebagai salah satu desa yang lebih dulu mengikuti Pilkades serentak yakni pada 2016 lalu Desa Dasan Borok diakui Kepala Desanya Angga Sarimah tidak mengalami kendala dalam mempersiapkan persyaratan pencairan Dana Desa tahap yang pertama, pihaknya pun diakui telah menandatangani SPM dan hanya tinggal menunggu transfer ke rekening desa.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *