Data Dinas Kominfo Dan Persandian Lombol Timur, Dari 35 OPD Yang ada di lingkup Pemerintah Lombok Timur 3 diantaranya belum menerapkan absesnsi elektronik atau Finger Print. Hal Ini disebabkan karna tidak semua OPD punya perangkat dan daya dukung jaringan internet.  Adapun ketiga OPD tersebut yaitu DISPORA, SATPOLPP,  dan Dinas LHK.

Belum lagi Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan yang belum sama sekali punya perangkat finger print, karna memang tidak dianggarkan dari sebelumnya.  Kecuali Kecmatan Selong. Ada pula 7 dari 32 OPD yang sudah punya perangkat,  namun sayangnya belum  berfungsi atau offline.  Hal ini bisa dilihat dari pemantauan yang dilakukan Kominfo melalui aplikasi sikap atau Sistem Informasi Kehadiran Aparatur Pemerintah.

Kepala Dinas Kominfo Dan Persandian Lombok Timur,  Drs. H. Ridatul Yasa Sutaryadi menyampaikan pihaknya sejak bulan November 2017 sudah berkoordinasi dengan sejumlah OPD agar dalam penyusunan anggaran dialokasikan pengadaan perangkat Finger Prin,  Namun faktanya tidak semua OPD menganggarkanya,  Padahal hal ini sudah diatur melalui Peraturan Bupati.


Sedangkan perangkat Finger Print di Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan Diakuinya perlu mendapat kajian lebih lanjut karna terkait daya dukung lainnya seperti jaringan internet.  Namun demikian pihaknya akan kembali berkoordinasi termasuk denga pemerintah Kecamatan dan Kelurahan sehingga seluruh OPD dan jajaran organisasi pemerintahan menerapkan sistem absensi elektronik tersebut.


Perangkat Finger Print yang ada di tiap OPD langsung terkoneksi dengan server Kominfo melalui aplikasi “Sikap” dan bisa dipantau setiap saat oleh pimpinan daerah.  Melalui aplikasi ini bisa dilihat ASN yang masuk dan pulang tepat waktu dan proyeksi pemotongan TKD bagi yang terlmbat dan tidak melakukan Finger Print.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *