Tahun 2018 jumlah keluarga penerima manfaat KPM beras sejahtera atau rastra mencapai 138.36. Namun setelah melalui proses verifikasi jumlah ini berkurang 225 atau 138.148 KPM.  Berkurangnya jumlah KPM rastra ini disebabkan perubahan data diantaranya karna meninggal dunia dan ada pula KPM yang dinilai sudah mampu secara ekonomi sehingga dinilai tidak berhak lagi menerima rastra.

Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Lombok Timur Drs.H. Ripa’an, MM. menjelaskan data rastra diambil dari data BPS tahun 2015 kemudian diperbaharui melalui basis data terpad.  Penyaluran rastra dilaksanakan tiap bulan.  Berbeda dengan raskin,  rastra dibagikan secara gratis, masing masing KPM mendapat 10 kg.

Drs.H. Ripa’an, MM. menegaskan rastra tidak boleh dibagi rata seperti yang sering ditemukan di program raskin.  Rastra yang diterima KPM harus utuh yaitu 10 kg per keluarga penerima manfaat.  Hal ini selalu ditekankan di tiap sosialiasi rastra baik di tingkat Kecamatan maupun Desa.

Program rastra merupakan program Nasional yang dihajatkan pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan memberikan perlindungan social.  Program ini masuk dalam bantuan sosial menyasar warga pra sejahtera.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *