Badan Pelaksana Jaminan Sosial Kesehatan kini siap menanggung klaim biaya perawatan kesehatan bagi korban gempa, Jkn masyarakat yang menjadi korban gempa dinyatakan mulai berlaku normal setelah pemerintah mengakhiri masa tanggap darurat gempa Lombok pada tanggal 25 Agustus 2018.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong dokter Gerry Adikusuma menyampaikan biaya perawatan korban gempa Lombok selama masa tanggap darurat tidak menjadi tanggunganBPJS. Tapi setelah masa tanggap darurat berakhir atau pasien yang dirawat setelah tanggal 25 Agustus, pihaknya siap menanggung klaim yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hal ini sesuai dengan regulasi yang ada terkait jaminan kesehatan Nasional, namun bukan berarti Selama masa tanggap darurat gempa Lombok bukan berarti pihak BPJS tidak mengeluarkan pembiayaan klaim tanggungan. Klaim biaya perawatan peserta BPJS tetap dibayarkan secara rutin

 

Disamping itu pihak BPJS pula siap memfasilitasi pencetakan kartu JKN Masyarakat bila hilang atau rusak akibat gempa, bahkan pihaknya siap jemput bola melalui mobile coustumer service terutama di lokasi sulit terdampak gempa seperti Sembalun dan Sambelia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *