Bertujuan untuk keamanan aset daerah agar tidak dikuasai oleh pihak lain Pemda Lotim melalui Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) telah mengupayakan berbagai cara diantaranya dengan memasangkan papan nama, pembuatan Sertifikat tanah serta melakukan penembokan.

Berdasarkan data dari BPKAD Lotim per 31 Oktober lalu , terdapat sekitar 1.921 bidang tanah milik Pemkab Lotim. Dari keseluruhan jumlah tersebut 977 bidang tanah diantaranya sudah memiliki Sertifikat Sementara 944 bidang tanah lainnya masih belum memiliki sertifikat. Untuk Itu Kepala Bidang Aset BPKAD Lotim Lalu Mustiarep Menyampaikan, BPKAD Lotim secara bertahap akan membuat sertifikat bagi masing-masing bidang tanah milik pemda yang belum tersertifikasi.

Dilanjutkan L. Mustiarep, kendala yang dihadapi BPKAD selama ini dalam Sertifikasi tanah, selain karena anggaran yang terbatas juga karena masih kurangnya kelengkapan dokumen dari tanah bersangkutan sehingga sedikit menyulitkan petugas dalam melakukan Sertifikasi.

Selain membuatkan Sertifikat. Pemda juga akan memasangkan papan nama di setiap asset tanah milik daerah. Akan tetapi karena keterbatasan anggaran. BPKAD untuk saat ini mendahulukan pemasangan papan nama bagi aset daerah yang rawan diklaim oleh masyarakat.

Ditahun 2019 ini Pemerintah Daerah telah menganggarkan sebanyak 200 juta lebih untuk pembiayaan sertifikat tanah serta pemasangan 90 papan nama bagi aset tanah yang masih belum dipasangkan papan nama. Sementara untuk kegiatan penembokan di tahun 2019 ini, diakui L. Mustiarep sampai saat ini BPKAD masih belum memiliki anggaran tersebut.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *