Dalam agenda Gerakan Mengawal Musim Tanam, GMMT OKMAR yang berlangsung di Dusun Dasan Baru Desa Pringgabaya Utara  jumat 8 februari,  Bupati Lombok Timur     H. M. Sukiman Azmy menjelaskan tiga faktor penyebab mundurnya perkembangan dunia pertanian di Lombok Timur.

Lahan yang minim adalah penyebab pertama. dalam hal ini Bupati menjelaskan, kepemilikan lahan petani yang begitu rendah. masih berkisar antara satu hingga dua hektar. Petani Lombok Timur saat ini masih banyak menjadi petani penggarap.

Penyebab lain yang dihadapi petani, masih menurut Bupati yakni setiap tiba musim tanam/ persoalan pupuk menjadi sisi lain yang dihadapi.

Permainan pupuk di tingkat distributor maupun pengecer membuat pupuk bersubsidi seringkali hilang. Bupati menegaskan seyogyanya  dalam hal tersebut tidak ada pihak-pihak yang bermain di atas penderitaan orang lain. Penyaluran pupuk harus dilakukan sesuai waktu dan indeksnya.

Selain masalah pupuk, Bupati juga menyinggung hasil produksi yang tinggi tidak diimbangi dengan pasar yang menjanjikan. over produksi tak jarang menimbulkan harga menjadi anjlok. praktis tingginya biaya produksi dari hasil jual  petani membuat petani merugi.

 Gerakan Mengawal Musim Tanam Okmar 2018/2019 yang merupakan kerjasama Kementrian Pertanian Republik Indonesia dengan salah satu lembaga Per Bank kan di Indonesia dalam hal ini  BNI 46, diharap dapat menjadi solusi. Bupati berharap para petani jagung yang ada  di Kecamatan Pringgabaya dapat melakukan proses tanam sesuai jadwal tanamnya.

Di Lombok Timur sendiri terdapat 4400 hektar lahan jagung dengan total produksi 30 ribu ton per tahun.  pada kesempatan tersebut petani juga dibagikan  secara simbolik oleh Bupati berupa kartu tani untuk penyerahan subsidi berikut pencairan  Kur Tani.

 

Sementara itu Staf Ahli Menteri Bidang Lingkungan Kementrian Pertanian  Pending Dadih Permana yang hadir dalam kegiatan GMMT juga mnenjelaskan,  terkait masalah distribusi pupuk ia meminta pengawasan di tingkat daerah lebih diperketat. Dalam hal ini petani juga harus dipastikan masuk menjadi anggota kelompok tani agar dapat lebih terorganisir.

Dalam kegiatan GMMT, Bupati bersama Staf Ahli Bidang Pertanian, didampingi Dandim  1615 Lombok Timur, Kapolres Lotim, Kepala Dinas Pertanian Lotim dan beberapa unsur terkait lainnya melaksanakan kegiatan tanam raya jagung.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *