Gula bisa jadi obat darurat bagi pasien diabetes untuk mencegah serangan hipoglikemia saat berpuasa. (Foto: Shutterstock)

Perubahan pola makan, tidur dan meminum obat saat berpuasa bagi para penyandang diabetes bisa menjadi tantangan dan risiko besar. Risiko terbesar yang bisa dialami adalah turunnya kadar gula darah atau disebut hipoglikemia.

Hipoglikemia bila tak segera ditangani bisa berakibat fatal, yakni merusak sel otak dan mengganggu kemampuan kognitif otak. 

“Sebulan sebelum puasa, pasien-pasien sudah diajarkan kalau nanti mau puasa silakan. Tapi nanti kalau 1-2 jam sebelum (berbuka) udah kelihatan keringat dingin, basah semua, berdebar-debar, itu hati-hati tuh, gejala hipo (hipoglikemia). Sudah batalin aja cepet, jangan mikir duh nanggung beberapa menit lagi. Jangan, bahaya itu,” tutur Prof Dr dr Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD, FINA, saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).

Jika mengalami gejala ini, pasien harus memahami apa penyebabnya. Bisa saja olahraga atau aktivitas fisik terlalu keras, atau kurang asupan saat sahur, kurang suntik insulin, ataupun obatnya terlalu banyak. Cari dulu sebabnya lalu disesuaikan kembali.

Prof Sidar memberikan satu solusi simpel untuk mencegah serangan gejala hipoglikemia yang mendadak, yakni dengan mengantongi gula pasir, bukan gula pemanis, atau bisa juga dengan permen. Fungsinya adalah untuk pertolongan pertama menaikkan gula darah, pendamping obat atau suntik insulin.

“Saran saya, di kantongnya itu harus selalu ada gula. Atau harus ada permen atau apa, harus ada. Ke manapun kita pergi. Misalnya kita lagi macet di jalan tol apalagi sekarang ini, lantas kita terus kena hipo, mau minta tolong siapa? Belum tentu mobil lain bawa kan? Jadi selalu prepare,” tandasnya.

BACA JUGA : 10 Manfaat Habbatussauda untuk Kesehatan, Cocok Jadi Suplemen Puasa

BACA JUGA : HIPOGLIKEMIA

BACA JUGA : Buka Puasa Sebaiknya dengan Air Hangat, Intip Alasannya di Sini

Sumber : Detik.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *