Bupati Lombok Timur H.M.Sukiman Azmy memimpin rapat koordinasi dengan jajaran Pemkab Lotim, TNI/Polri serta stakeholder terkait. Rakor ini dalam rangka percepatan pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) yang berlangsung di Rupatama I Kantor Bupati.

Bupati pada rakor tersebut meminta OPD terkait agar mengakomodir masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan, terutama yang rusak berat tapi belum masuk dalam SK Bupati dengan menetapkan tenggat waktu dua minggu untuk penyelesaiannya. Ia juga mengingatkan agar aplikator segera menyelesaikan tugasnya untuk rumah warga yang telah terverfikasi, sebab menurutnya,” tugas BRI sudah selesai, maupun tugas para Pokmas, tinggal para Aplikator menindak lanjuti.” jelasnya. Para Aplikator ini diminta Bupati dapat memanfaatkan pendanaan dari BUMN untuk mengatasi kendala di lapangan guna membantu percepatan proses pembangunan RTG.

Kepada para Camat, diminta agar Ketua Pokmas dapat mempermudah penyelesaian kendala di lapangan, serta meminta partisipasi TNI/ Polri, dalam hal ini Koramil dan Polsek untuk mendampingi aplikator. Sedangkan kepada Dukcapil Bupati meminta agar  memberikan KTP warga yang sudah melakukan perekaman, sebab kartu indentitas ini menjadi salah satu prasyarat pencairan dana untuk korban gempa.

Sementara itu rumah rusak yang sudah terverifikasi sesuai SK Bupati  adalah 25.771 buah, rusak berat 7.838, rusak sedang 3.218 dan rusak ringan 14.715.
Jumlah yang sudah divalidasi sebanyak 26.215, rusak berat 9.633, rusak sedang  4.650 dan rusak ringan 11.932. Data BNPB berjumlah 25.493, rusak berat 8.493, rusak sedang  3.543, rusak ringan 13.457.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *