Sebanyak 11 toko dan empat rumah milik warga di RT. 7 Desa Terara tepatnya di depan pasar umum Terara dirobohkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja, kamis siang 31 januari. 15 bangunan yang telah berdiri selama kurang lebih 40 tahun ini harus ditertibkan karena berdiri ditanah milik Pemerintah Daerah.

Meski sempat mengalami perdebatan antara Kasat POL PP Lombok Timur Salmun Rahman dengan dua kepala keluarga yang menolak adanya pembongkaran, jalannya eksekusi tetap dilakukan. Sebanyak satu peleton anggota SATPOL PP, dibantu satu unit alat berat, Dinas Perhubungan, Kepolisian hingga TNI, diturunkan dalam proses eksekusi tersebut.

Diungkapkan oleh Kasat POL PP Lombok Timur Salmun Rahman, pembongkaran bangunan yang berada di atas tanah seluas kurang lebih 30 are ini dilakukan untuk penataan yang lebih berkeadilan. Hal ini karena keberadaan dari masyarakat yang tinggal dan berjualan di 15 bangunan ini mengundang pertanyaan dari masyarakat sekitar, karena mengetahui tanah tersebut merupakan lahan milik Pemda.

Ditegaskan, jika pembongkaran ini sama sekali tidak bermaksud untuk menyakiti masyrakat yang tinggal disana. Pemerintah selama satu bulan telah memberikan peringatan untuk para penghuni lahan tersebut. Adapun mereka yang menolak dilakukan pembongkaran, hingga hari eksekusi tidak mampu menunjukkan bukti kepemilikan lahan.

 

Sementara itu salah seorang penduduk yang tinggal di lahan tersebut mengungkapkan jika mereka memang  tidak memiliki bukti berupa tanda jual beli lahan  karena alasan hilang. Meski demikian mereka tetap meyakini memiliki bukti kuat tentang adanya jual beli tanah yang telah mereka tempati selama puluhan tahun ini. Mereka tetap mengharapkan adanya mediasi kembali dengan pemerintah, dimana kemudian ada solusi terbaik antara kedua belah pihak.

Kedepan di lahan tersebut renacanya akan kembali dibangun toko yang lebih representatif untuk masyarakat. Untuk warga yang terdampak oleh penertiban terebut, sementara ini mengungsi ke sanak keluarga masing-masing.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *