Hal tersebut disampaikan oleh kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Timur H. Teguh Sutrisman, saat ditemui tim Selaparang TV pagi ini 1 Maret 2019. Empat pasar di Lombok Timur pada tahun ini akan direhabilitasi maupun dibangunkan gedung dan fasilitas tambahan. Pasar Jineng Kecamatan Wanasaba, dianggarkan 1,6 milyar Rupiah, sedangkan dana rehab pasar Suralaga Kecamatan Suralaga senilai 1.2 milyar Rupiah. Adapun dan pasar Sajang Kecamatan Sembalun dianggarkan 1 milyar Rupiah.

Anggaran revitalisasi ketiga pasar tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus. Selain itu, Pasar Baru Paok Motong Kecamatan Masbagik juga akan direvitalisasi melalui dana Tugas Pembantuan dan Dana Alokasi Umum dengan anggaran sebesar 4 milyar Rupiah.

Dikatakan pada pasar Paok Motong nanti akan dibangunkan tambahan bangunan los pasar maupun toko pada  lahan milik pemerintah provinsi NTB yang telah diberikan kepada Pemkab Lotim. Selain itu, juga akan dibangun areal bongkar muat.

Selain ke empat pasar tersebut, di tahun ini pula Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan membangunan showroom atau galeri tenun khas Pringgasela, dengan anggaran 1,8 milyar Rupiah. Seluruh proses perencanaan tersebut saat ini telah dirampungkan dan diperkirakan pada akhir bulan Maret ini nanti proses tender sudah bisa dirampungkan, sehingga di awal April nanti proses pembangunan sudah bisa dikerjakan. Adapun revitalisasi 4 pasar dan pembangunan showroom tenun pringgasela tersebut ditarget sudah rampung pada bulan Agustus mendatang.

Disampaikan lebih jauh dalam revitalisasi pasar dan pembangunan showroom tenun Pringgasela ini nanti, Disperindag Lombok Timur akan melibatkan tim Pengawal Dan Pengaman Pemerintah Dan Pembangunan Daerah atau TP4D Kejaksaan Negeri Lombok Timur. Dilibatkannya TP4D Lotim tersebut dimaksudkan agar kegiatan ini dapat dilaksanakan sesuai dengan koridor peraturan dan ketentuan yang berlaku.